Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Setelah meluruskan dan menemukan mindset dalam berbenah, akhirnya memantapkan hati untuk berkonmari.
Motivasi Berbenah
Saya percaya Perubahan BESAR dimulai dari Perubahan KECIL yang dilakukan terus menerus.
Dan semua hal baik dimulai dari RUMAH. Motivasi saya berbenah bukan
hanya soal menata rumah, tapi juga motivasi merubah gaya hidup/lifestyle menjadi lebih minimalis, lebih teratur, lebih sehat secara fisik - pikiran & sustainable. Saya juga ingin menjadikan rumah terlihat lega, nyaman, cantik dipandang, dan sederhana.
Harus bisa untuk :
✅Belajar menjadi orang yang lebih baik dari diri saya sebelumnya 😇
✅Belajar mengubah kebiasaan lama yang seenaknya sendiri, kurang teratur, dan kurang disiplin 💪
✅Belajar menjadi orang yang selalu berbahagia dan menyebarkan kebahagiaan 💞
✅Belajar menciptakan rumah yang membawa kedamaian 😍
✅Membuat ruang bermain anak yang disesuaikan dengan metode montessori untuk Faiz
🖤 Visualisasi Gaya Hidup Ideal
- Kami ingin menjadikan rumah, sebagai tempat kembali yg aman, nyaman & menyenangkan.
- Kami ingin setiap fungsi ruang di rumah kami, sesuai dgn fungsinya, well organized, & easy akses untuk semua anggota keluarga.
- banyak waktu berkumpul bersama keluarga untuk melakukan kegiatan seperti menghafal Al- Qur’an, Belajar masak menu-menu unik, Olah raga bersama & memiliki waktu bersilaturahim dgn teman-teman yang mendorong hal positive & bermanfaat.
- Selalu menerapkan gaya hidup sehat, makan masakan rumah sendiri, membiasakan olah raga & istirahat yang cukup.
-
- Memiliki tempat / menyediakan space untuk melakukan hobby kami masing-masing yang bersih & terawat. .
- Selalu menerapkan hidup yg sederhana & menghindari konsumtif yang kurang bermanfaat.
🖤 Schedulle
Bismillah, target visualisasi saya berbenah sesuai jadwal. Maksimal di akhir 2018 sudah selesai 💪🏻
Wassalamualaikum Warohamtullahi Wabarokatuh
Selasa, 24 Juli 2018
Rabu, 18 Juli 2018
Belajar Decluttering, Minimalism dan Low Waste
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Aku sedang merasa berantakan dalam segala hal. Terutama isi rumah. Seakan tidak ada habisnya dibereskan, tetap saja berantakan. Tidak perduli seberapa sering dibereskan, tetap saja terlihat berantakan. Apa yang salah?
Lalu suamiku komentar, "Baran-barang perintilannya kebanyakan itu. Mending dipake, disimpen doang kan?" Maaakjlleeeeeeb.
Ya juga sih. Banyak banget barang dari yang ukurannya terkecil sampai terbesar yang jaraaaaaang banget dipakai bahkan dalam 3 bulan terkahir tidak digunakan. Wuiiih,,,,kacau kan? ini rumah atau museum? Hahaha
Searching lha aku tentang cara menata rumah, hidup sederhana dan lainnya. Aku menemukan yang disebut "decluttering", "konmari methode", "low waste" dan "minimalism". Keempat hal ini yang akan aku coba terapkan di rumah. Perlahan saja namun terjadwal. Bagi yang penasaran, apa sih mereka? Ini dia dari hasil googling :
Minimalism is not living out suitcase, only owning certain number of items, living in tiny house, or only owning white furniture. Minimalism can certainly be these things, but is not limited to them. The journey of minimalism is baout becoming conscious of the world around you, simplifying your life, and actively choosing to incorporate only thing in your life which bring you joy. Thus, this journey is unique to everyone.
from :
The Joy of Minimalism: A Beginner’s Guide to Happiness with Less
By Zoey Arielle Poulsen
Decluttering is The fact or process of removing clutter; tidying, removing unwanted or messy items from a given place.
from :
https://en.wiktionary.org/wiki/decluttering
KonMari method Kondo's method of organizing is known as the KonMari method, and consists of gathering together all of one's belongings, one category at a time, and then keeping only those things that "spark joy" (tokimeku, the word in Japanese, means "flutter, throb, palpitate"), and choosing a place for everything from then on.
https://en.wikipedia.org/wiki/Marie_Kondo
Sooooooo, mari kita coba hal ini. Dan semoga berhasil.
Wassalamualaikum Warohamtullahi Wabarokatuh
Aku sedang merasa berantakan dalam segala hal. Terutama isi rumah. Seakan tidak ada habisnya dibereskan, tetap saja berantakan. Tidak perduli seberapa sering dibereskan, tetap saja terlihat berantakan. Apa yang salah?
Lalu suamiku komentar, "Baran-barang perintilannya kebanyakan itu. Mending dipake, disimpen doang kan?" Maaakjlleeeeeeb.
Ya juga sih. Banyak banget barang dari yang ukurannya terkecil sampai terbesar yang jaraaaaaang banget dipakai bahkan dalam 3 bulan terkahir tidak digunakan. Wuiiih,,,,kacau kan? ini rumah atau museum? Hahaha
Searching lha aku tentang cara menata rumah, hidup sederhana dan lainnya. Aku menemukan yang disebut "decluttering", "konmari methode", "low waste" dan "minimalism". Keempat hal ini yang akan aku coba terapkan di rumah. Perlahan saja namun terjadwal. Bagi yang penasaran, apa sih mereka? Ini dia dari hasil googling :
Minimalism is not living out suitcase, only owning certain number of items, living in tiny house, or only owning white furniture. Minimalism can certainly be these things, but is not limited to them. The journey of minimalism is baout becoming conscious of the world around you, simplifying your life, and actively choosing to incorporate only thing in your life which bring you joy. Thus, this journey is unique to everyone.
from :
The Joy of Minimalism: A Beginner’s Guide to Happiness with Less
By Zoey Arielle Poulsen
Decluttering is The fact or process of removing clutter; tidying, removing unwanted or messy items from a given place.
from :
https://en.wiktionary.org/wiki/decluttering
KonMari method Kondo's method of organizing is known as the KonMari method, and consists of gathering together all of one's belongings, one category at a time, and then keeping only those things that "spark joy" (tokimeku, the word in Japanese, means "flutter, throb, palpitate"), and choosing a place for everything from then on.
https://en.wikipedia.org/wiki/Marie_Kondo
Sooooooo, mari kita coba hal ini. Dan semoga berhasil.
Wassalamualaikum Warohamtullahi Wabarokatuh
Selasa, 17 Juli 2018
Plastic Free : Warteg
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik adalah dengan cara membawa kotak bekal ketika beli makanan di warteg. Atau dengan makan langsung disana.
Menunya sederhana saja, karena kebanyakan pedas sih, kan bukan seleraku 😆
#PlasticFreeJuly #PlasticFreeJulyWithKKI #PlasticFreeJulyIndonesia
Wassalamualaikum Warohamtullahi Wabarokatuh
Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik adalah dengan cara membawa kotak bekal ketika beli makanan di warteg. Atau dengan makan langsung disana.
Menunya sederhana saja, karena kebanyakan pedas sih, kan bukan seleraku 😆
#PlasticFreeJuly #PlasticFreeJulyWithKKI #PlasticFreeJulyIndonesia
Wassalamualaikum Warohamtullahi Wabarokatuh
Minggu, 15 Juli 2018
Dua Pekan Plastic Free July
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Sudah dua pekan tantangan #plasticfreejuly aku jalankan. Tidak banyak yang berubah, karena aku menjalankannya dengan perlahan dan bertahap. Karena merubah gaya hidup bukan hal yang mudah bagiku.
Lalu, apa saja yang sudah aku lakukan untuk tantangan ini? Aku bertekad untuk menggunakan barang yang ada dan meminimalisir membeli yang baru karena sekalian belajar #minimalism juga. Karena yang terpenting dari tantangan ini adalah memininalisir penggunaan produk plastik sekali pakai.
1. Dari dulu aku sering membawa reusable bottle water di tas kemana pun aku pergi. Walaupun masih terbuat dari bahan plastik, tapi dia bisa digunakan berulang.
2. Membawa reusable bag di tas. Ini pun yang aku dapatkan dari souvenir acara. Tidak membeli baru. Ada juga ukuran besar yang sengaja aku beli di supermarket. Reusable bag untuk mengganti kantong plastik sekali pakai.
3. Peralatan makan (sendok dan garpu) berbahan stainless stell untuk menggantikan yang berbahan plastik. Ini aku ambil dari stok di rumah. Tinggal buat kantong kain untuk menyimpannya.
4. Sapu tangan handuk untuk menggantikan tisu.
Di dua minggu ini, baru itu yang bisa aku lakukan untuk #plasticfreejuly dan belum sempurna. Karena masih sulit untuk menghindari kantong plastik saat ini. Semoga bisa lebih baik kedepannya. Aamiin.
@konmariindonesia @plasticfreejuly
#saveourworld #belajarzerowaste #belajarplasticfree #PlasticFreeJuly #PlasticFreeJulyWithKKI #PlasticFreeJulyIndonesia #PlasticFreeJuly2018 Wassalamualaikum Warohamtullahi Wabarokatuh
Sudah dua pekan tantangan #plasticfreejuly aku jalankan. Tidak banyak yang berubah, karena aku menjalankannya dengan perlahan dan bertahap. Karena merubah gaya hidup bukan hal yang mudah bagiku.
Lalu, apa saja yang sudah aku lakukan untuk tantangan ini? Aku bertekad untuk menggunakan barang yang ada dan meminimalisir membeli yang baru karena sekalian belajar #minimalism juga. Karena yang terpenting dari tantangan ini adalah memininalisir penggunaan produk plastik sekali pakai.
1. Dari dulu aku sering membawa reusable bottle water di tas kemana pun aku pergi. Walaupun masih terbuat dari bahan plastik, tapi dia bisa digunakan berulang.
2. Membawa reusable bag di tas. Ini pun yang aku dapatkan dari souvenir acara. Tidak membeli baru. Ada juga ukuran besar yang sengaja aku beli di supermarket. Reusable bag untuk mengganti kantong plastik sekali pakai.
3. Peralatan makan (sendok dan garpu) berbahan stainless stell untuk menggantikan yang berbahan plastik. Ini aku ambil dari stok di rumah. Tinggal buat kantong kain untuk menyimpannya.
4. Sapu tangan handuk untuk menggantikan tisu.
Di dua minggu ini, baru itu yang bisa aku lakukan untuk #plasticfreejuly dan belum sempurna. Karena masih sulit untuk menghindari kantong plastik saat ini. Semoga bisa lebih baik kedepannya. Aamiin.
@konmariindonesia @plasticfreejuly
#saveourworld #belajarzerowaste #belajarplasticfree #PlasticFreeJuly #PlasticFreeJulyWithKKI #PlasticFreeJulyIndonesia #PlasticFreeJuly2018 Wassalamualaikum Warohamtullahi Wabarokatuh
Langganan:
Postingan (Atom)




