Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Menu cemilan malam aku dan Faiz adalah telur rebus. Karena aku mau menambah asupan protein hewaniku tapi yg sehat dan gampang.
Telurnya belum dikupas sehingga bisa aku berikan pada Faiz untuk dia kupas. Agar dia belajar adanya proses sebelum hasil didapatkan. Walau memang kulit telurnya dia lempar-lempar tidak dimasukkan ke wadah yang sudah disiapkan. Gak apa-apa, namanya juga proses belajar.
Baru juga setengah bagian telur yang terkupas, dia sudah masukkan telurnya ke mulut. Dan yang tergigit adalah bagian yang masih ada kulitnya. Langsung dia melepeh-lepeh.
"Itu masih ada kulitnya sayang. Boleh mama bantu kupas telurnya?"
Dia berikan telurnya padaku.
Setelah selesai, aku berikan lagi ke Faiz beserta mangkok kecil yang berfungsi untuk menyimpan telurnya. Kadang Faiz akan menyimpan makanan yang dipegang saat sedang mengunyah. Daripada disimpan di mana saja, ya aku berikan mangkok saja.
"Faiz, telur ini adalah rezeki dari siapa ya?"
"Allah."
"Kita ucapkan terima kasih yuk ke Allah SWT karena sudah memberikan makanan ini. Alhamdulillah."
"Alhamdulillah"
Saat memakan bagian kuning telur dia berkata, "Gak suka - gak suka Allah."
Lalu dia meremukkan telur kuningnya dan berceceran lha di atas karpet. Ambil nafas, buang perlahan supaya tidak memberikan respon yang salah.
"Nak, kalau tidak suka, simpan aja ya di mangkok." karena di tangannya masih ada sedikit kuning telur dan putih telurnya.
Faiz langsung menyimpan sisa telur di tanggannya ke dalam mangkok. Lalu lanjut menonton TV.
"Mau bantu mama ambilin telur di karpetnya?" tanyaku
Faiz tidak menjawab bahkan menoleh. Karena dia single-tasking. Saat fokus ke TV. yang lain tidak terpedulikkan.
Baiklah daripada keburu semut (semut di rumah cepeeeet banget datangnya), aku segera bereskan kuning telur yang bercecerannya.
#cerdasfinansial
#kuliahbundasayang
#tantangan10hari
#institutibuprofesional
#gamelevel8
#day4
Walaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar